Ahok temani Dubes Australia tinjau Command Center Transjakarta
ahok diperika bareskrim. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
Figure terkait
Berita Terkait
Ahok, sapaan Basuki, mengatakan tujuan pertemuan ini adalah karena Pemprov DKI ingin bekerja sama dengan Australia di bidang infrastruktur transportasi. Seperti desain bus, halte hingga sistem transportasi yang baik.
"Tujuannya gini, ini kan bantuan, ini kan Australia Ads, dari IndII (Indonesia Infrastructure Initiative) program. Jadi saya minta beberapa desain, dari bus, halte, sistem, dan ini mereka sedang lakukan," kata Ahok di Kantor Transjakarta, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (3/3).
Sebelum Paul datang, Ahok yang ditemani Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono dan Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah terlihat meninjau bus-bus baru bermerek Mercy dan Scania yang bakal dioperasikan.
Di dalam bus, Ahok mengatakan bakal menambah bus-bus baru untuk Jakarta. Dia ingin bus yang nyaman dengan kursi menghadap ke depan agar meminimalisir angka pelecehan seksual di dalam angkutan massal.
"Oh iya, kita bus akan terus berdatangan. Jadi kalau seat baru, saya minta desain juga. Saya minta Australia beberapa kali kalau saya naik bus itu busnya itu lebih banyak hadap ke depan," ujarnya.
"Kami bikin kursinya menghadap ke depan yang berdiri walaupun hanya satu orang berani gak pelecehan? Enggak bisa. Jadi lebih baik nanti kita enggak pisahkan bus perempuan dengan bus laki," sambung Ahok.
Setibanya Paul di kantor Transjakarta, Ahok langsung menyambut dan memandunya ke Command Center Transjakarta yang berada di lantai 3. Di sana, Ahok mengucapkan terima kasih kepada Paul atas bantuan Australia dalam membangun infrastruktur transportasi di Jakarta.
"Nah jadi sekarang sudah selesai tentu Australia yang bantu kita dubesnya mau lihat. Karena dia mau lihat ya saya datang nemanin. Selama ini kan memang beliau yang bantu kita terima kasih," tandas mantan politisi Gerindra ini.
Di lokasi yang sama, Paul pun merespons sanjungan Ahok kepada Australia. Dia mengatakan pihaknya merasa senang bisa membantu Pemprov DKI dalam membenahi transportasi di Jakarta menjadi lebih aman, nyaman dan modern.
"Saya mau katakan, Australia sangat senang membantu," kata Paul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar