Mantan pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman akan terbang ke Jerman pada pekan depan.
Liputan6.com, Jakarta - Eks pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman turut berduka cita atas wafatnya legenda Maung Bandung Risnandar Soendoro. Djanur --sapaan Djadjang-- menyebut Risnandar banyak punya banyak jasa dikehidupannya.
Risnandar meninggal dunia pada Kamis, 3 Maret 2016 di kediamannya
yang terdapat di daerah Kabupaten Bandung. Dia meninggal akibat maag
kronis yang dideritanya.
"Saya sangat terkejut dan sedih
mendengar kabar meninggalnya Risnandar. Saya sangat mengenal dia dengan
baik," ucap Djanur yang saat ini berada di Italia saat dihubungi
Liputan6.com.
Djanur mengatakan, Risnandar banyak menolong
kehidupannya, baik itu saat masih aktif sebagai pemain bola hingga
menjadi pegawai PLN di Bandung.
"Dia ingin sangat berjasa dalam
karier saya sebagai pemain, pelatih hingga pegawai di PLN. Dia sangat
intens ketika membantu saya masuk ke PLN," katanya menceritakan.
Pria
kelahiran 30 Oktober 1964 itu belum bisa membalas kebaikan Risnandar,
Djanur hanya bisa mengirim doa saja. "Selamat jalan Kang Ris, semoga
Allah SWT menerima segala amal ibadah baiknya. Somoga diampuni juga
dosa-dosanya," katanya.
Mantan pemain dan pelatih Persib Bandung, Risnandar Soendoro (simamaung.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar